Semester VII Program Studi Pendidikan Dokter terdiri dari 4 modul, yaitu:
1. Modul Persarafan
2. Modul Muskuloskeletal
3. Modul Perilaku dan Jiwa
4. Modul Elektif (Travellers Medicine)
Ke empat modul tersebut memiliki beban perkuliahan sebesar 4 sks yang dilaksanakan 4 minggu setiap modulnya. Selain ke empat modul tersebut, semester VII juga didukung oleh kegiatan Keterampilan Klinis Semester VII dan Praktikum Semester VII. 

Perjalanan International meningkatkan resiko gangguan kesehatan selama diluar negeri, terutama bila berkunjung di negara berkembang. Modul ini diharapkan mampu memberikan mahasiswa kemampuan dalam menghadapi masalah ancaman kesehatan akibat terjadinya perjalanan manusia. Modul ini diharapkan dapat memberikan vaksinasi/imunisasi bagi turis bila bepergian ke daerah atau negara akan terancam penyakit menular.

Modul ini membahas tentang kasus-kasus dalam bidang Ilmu kedokteran jiwa yang sering dijumpai dalam praktek sehari-hari serta hal-hal lain yang berkaitan dengan bidang ini dan sistem terkait. Diharapkan setelah mempelajari modul ini, selain para mahasiswa akan mampu untuk mengidenfikasi, membuat diagnosis, menganalisa, membuat rencana (plan of actions ), serta mampu mengelola pasien secara holistik yang memenuhi standar pelayanan yang baku, mahasiswa juga diharapkan memahami komsep-konsep Ilmu kedokteran Jiwa seperti konsep Jiwa, konsep Normalitas, gejala dan tanda gangguan jiwa dan etiologi gangguan jiwa.

Modul ini terdiri dari empat skenario meliputi pengetahuan tentang ilmu-ilmu dasar anatomi-histologi-fisiologi sistim muskuloskeletal dan hubungannya dengan sistim saraf yang diharapkan dapat mendasari pengetahuan mahasiswa untuk pembelajaran berikutnya. Modul ini  juga berisikan kasus-kasus dalam bidang neurologi yang sering dijumpai dalam praktek sehari-hari, sehingga diharapkan setelah  mempelajari modul ini, para mahasiswa akan mampu untuk mengidentifikasi, membuat diagnosis,  menganalisa, membuat rencana (plan of actions), serta mampu mengelola pasien dibidang muskuloskeletal   secara holistik yang memenuhi standar pelayanan yang baku.

Praktikum Semester VII berisi tentang praktik-praktik laboratorium terkait topik yang diajarkan di modul-modul semester VII. Adapun praktik laboratorium yang diajarkan adalah:

- Anatomi Cranium

- Anatomi Susunan Saraf Pusat

- Histologi Saraf

- Pemeriksaan Cerebro Spinal Fluid

- Histopatologi Persarafan

- Osteologi

- Myology

- Histologi Muskuloskeletal

- Perangsangan pada Otot dan Saraf

- Obat Pelemas Otot

- Obat Psikofarmaka

- Obat Hipnotik Sedatif

- Test Kepekaan/Kekebalan terhadap Obat-obatan (Resistensi/Sensitivity Test)

- Analgetik Antipiretik

- Biopsi

- Pemeriksaan Patologi Hasil Biopsi

Keterampilan Klinis Semester V berisi tentang keterampilan-keterampilan yang terkait dengan modul-modul yang terdapat pada semester V Program Studi Pendidikan Dokter FK UISU. Adapun keterampilan klinis yang tersebut adalah:

- Anamnesis Penyakit Gangguan Neurologi

- Pemeriksaan Fisik Sistem Motorik

- Pemeriksaan Saraf Kranial

- Pemeriksaan Refleks Fisiologis

- Tanda Nyeri Radikular dan Rangsangan Meningeal

- Pemeriksaan Fungsi Kortikal Luhur, Kesadaran dan Fungsi Kordinasi I

- Pemeriksaan Fungsi Kortikal Luhur, Kesadaran dan Fungsi Kordinasi II
- Anamnesis Kelainan Sistem Muskuloskeletal

- Pemeriksaan Fisik Tulang Belakang

- Pemeriksaan Fisik Ekstremitas Atas dan Bawah

- Pemeriksaan Fisik Sendi

- Penatalaksanaan Fraktur dan Cedera Otot/Ligamen

- Pembacaan Foto Rontgen Tulang Tengkorak, Ekstremitas dan Tulang Belakang

- Anamnesis Gangguan Psikiatri

Modul ini terdiri dari empat skenario  dimana  skenario pertama ditujukan untuk memperdalam pengetahuan tentang ilmu-ilmu dasar anatomi histologi fisiologi  sistem saraf, baik sistim saraf pusat maupun sistim saraf otonom yang diharapkan dapat mendasari pengetahuan mahasiswa untuk pembelajaran berikutnya. Sedangkan tiga skenario berikutnya diangkat dari kasus - kasus dalam bidang neurologi yang sering dijumpai dalam praktek sehari-hari seperti : nyeri kepala, nyeri saraf, neuropati, infeksi dan peradangan sistim saraf, stroke, traumatologi sistim saraf, kejang, penyakit Parkinson, tumor dan kegawat daruratan sistim saraf serta hal-hal lain yang berkaitan dengan bidang neurologi dan sistem terkait, sehingga diharapkan setelah  mempelajari modul ini, para mahasiswa akan  mampu untuk mengidenfikasi, membuat diagnosis, menganalisa, membuat rencana (plan of actions), serta mampu mengelola pasien dibidang neurologi secara holistik yang memenuhi standar pelayanan yang baku